Berikut adalah hal-hal penting yang biasanya dilakukan oleh guru mata pelajaran di pertemuan pertama:
1. Perkenalan Diri dan Ice
Breaking
- Membuka Kelas dengan Hangat: Menyapa siswa
dengan antusias untuk membangun energi positif.
- Perkenalan Guru: Memperkenalkan nama, latar
belakang singkat, dan cara siswa bisa menghubungi guru jika ada kendala
belajar.
- Perkenalan Siswa: Mengajak siswa
memperkenalkan diri dengan cara yang menyenangkan, misalnya lewat game
singkat atau ice breaking agar suasana kelas lebih cair dan tidak
kaku.
2. Membangun Kesepakatan /
Keyakinan Kelas
- Melibatkan Siswa: Mengajak siswa berdiskusi
untuk menentukan aturan kelas yang disepakati bersama (misalnya tentang
ketepatan waktu, toleransi, penggunaan gawai, dan kebersihan).
- Mengubah Aturan Menjadi Nilai Positif: Dalam
paradigma Kurikulum Merdeka, aturan yang kaku sebaiknya diubah menjadi Keyakinan
Kelas yang berbasis nilai kebajikan (contoh: daripada menulis
"Dilarang terlambat", diubah menjadi "Menghargai
waktu").
3. Orientasi Mata Pelajaran dan
Asesmen Diagnostik
- Gambaran Umum Materi (Alur Tujuan Pembelajaran):
Menjelaskan secara singkat dan menarik apa saja yang akan dipelajari
selama satu semester atau satu tahun ke depan, termasuk projek apa saja
yang akan dihadapi.
- Asesmen Diagnostik Non-Kognitif: Menggali
kondisi awal siswa, mulai dari gaya belajar mereka (visual, auditori,
kinestetik), minat, hingga kesiapan fasilitas belajar di rumah. Ini sangat
penting untuk memetakan strategi Pembelajaran Berdiferensiasi ke depan.
4. Penjelasan Sistem Penilaian
dan Kontrak Belajar
- Transparansi Nilai: Menjelaskan komponen apa
saja yang akan dinilai (misalnya: sikap/profil pelajar, tugas harian,
performa praktik, sumatif tengah/akhir semester).
- Kriteria Ketercapaian: Menyampaikan target
kompetensi yang harus dicapai oleh siswa agar mereka tahu arah dan standar
pembelajaran yang diharapkan.
5. Memotivasi dan Mengaitkan
Materi dengan Kehidupan Nyata
- Menjawab Pertanyaan "Mengapa Kami Harus
Belajar Ini?": Memberikan pemahaman dan pemantik tentang
pentingnya mata pelajaran tersebut di kehidupan nyata maupun dunia
kerja/industri di masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar